JUDUL : Model pembelajaran inovatif berbasis VCT dapat meningkatkan tingkat keberhasilan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran PKn siswa kelas III SD Negeri 03 Berta Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara.
Guru : Baryono, S. Pd

A. Gejala
1. Peserta didik yang berada pada sekolah dasar kelas satu, dua, dan tiga berada pada rentangan usia dini. Pada usia tersebut seluruh aspek perkembangan kecerdasan seperti IQ, EQ, dan SQ tumbuh dan berkembang sangat luar biasa. Pada umumnya tingkat perkembangan masih melihat segala sesuatu sebagai satu keutuhan serta mampu memahami hubungan antara konsep secara sederhana. Proses pembelajaran masih bergantung kepada objek-objek konkrit dan pengalaman yang dialami secara langsung.
2. Guru mengalami kesulitan dalam menentukan metode, media dan evaluasi pembelajaran. Kemampuan guru dalam menggunakan berbagai metode pembelajaran akan berpengaruh terhadap keberhasilan belajar siswa baik keberhasilan aspek kognitif, maupun keberhasilan aspek afektif dan aspek psikomotor. Ketidaktepatan memilih dan menggunakan metode pembelajaran akan mengakibatkan kegagalan dalam mencapai tujuan pembelajaran. Misalnya untuk mengembangkan sikap disiplin, guru tidak cukup hanya menggunakan metode ceramah murni, tetapi perlu divariasikan dengan metode yang dapat mengungkapkan nilai, seperti analisis nilai, simulasi, permainan dan percontohan.
3. Guru mengalami kesulitan dalam menerapkan pembelajaran tematik yang bermakna bagi siswa dan menyenangkan agar siswa tertarik mengikuti dan memperhatikan proses belajar mengajar di kelas
4. Pembelajaran yang monoton, pembelajaran sebagian besar berpusat pada guru, dan media yang sangat sederhana membuat siswa bosan dan kurang memperhatikan pelajaran sehingga banyak siswa yang ribut sendiri dan tujuan pembelajaran juga tidak tercapai.

B. Solusi
1. Untuk mengatasi persoalan diatas, maka guru harus mempersiapkan kegiatan belajar dengan baik, yaitu menentukan metode, media dan evaluasi yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan belajar.
2. Guru harus memiliki wawasan dan pengetahuan yang luas mengenai macam-macam metode pembelajaran agar guru dapat memilih metode yang cocok.
3. Salah satu model pembelajaran yang cocok digunakan untuk siswa kelas rendah kelas III khususnya mata pelajaran PKn adalah model pembelajaran inovatif berbasis VCT. Dalam PKn dikenal suatu model pembelajaran yaitu, VCT. Model pembelajaran VCT meliputi : metode percontohan; analisis nilai; daftar/matriks; kartu keyakinan; wawancara, yurisprudensi dan teknik inkuiri nilai. Selain itu dikenal juga dengan metode bermain peran. Metode dan model di atas dianggap sangat cocok diterapkan dalam pembelajaran PKn, karena mata pelajaran PKn mengemban misi untuk membina nilai, moral, sikap dan prilaku siswa, disamping membina kecerdasan siswa.

C. Rumusan Masalah
Berdasarkan gejala dan solusi pembelajaran PKn kelas III SD di atas, dapat dirumuskan masalah sebagai berikut : ”Apakah model pembelajaran inovatif berbasis VCT dapat meningkatkan tingkat keberhasilan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran PKn siswa kelas III SD Negeri 03 Berta Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara.”?

D. Metode Penelitian
Metode yang digunakan untuk memecahkan masalah di atas adalah metode tindakan perbaikan pembelajaran di kelas yang menjadi tempat mengajar oleh seorang guru yang sering dikenal dengan Penelitian Tindakan Kelas.